"Kenapa gue harus bertemu dengan dia disini? Apa ini takdir? Atau ini cobaan? Kenapa gue harus dia di saat kayak gini?" Pikir sienta dalam hati. Ia duduk di teras rumah Reyna, melihat matahari terbenam. Lembayung dengan warnanya yang segar terlihat begitu indah. Sudah empat jam Sienta duduk di teras, memainkan pasir.Berkali-kali ia menulis nama Bintang dan Dido, lalu dihapus kembali. Ditulis l…
Sienta menghapus air mata dii pipi Bintang. "Semua orang punya masa lalu. Dan bagi aku, masa lalu kamu itu nggak penting." *** Si gunung es bernama Bintang tidak pernah bisa meleleh saat berhadapan dengan cewek cantik manapun. Beberapa bermodalkan nyali yang nembak cowok itu juga seringnya harus termehek-mehek karena ditolak. Cuma Tuhan dan Bintang sendiri yang tahu apa yang membuat …